Pengawasan Pangan Jelang Lebaran, Tim Kapanewon Ngaglik Sidak Minimarket di Donoharjo dan Sariharjo

Pengawasan Pangan Jelang Lebaran, Tim Kapanewon Ngaglik Sidak Minimarket di Donoharjo dan Sariharjo
Menjelang Hari Raya Idul Fitri 1447 H/2026 M, tim gabungan dari Puskesmas Ngaglik II, Pemerintah Kapanewon Ngaglik, serta unsur keamanan melakukan pembinaan dan pengawasan pangan pada Senin (9/4/2026). Kegiatan tersebut dilaksanakan di lima minimarket, yakni tiga lokasi di Kalurahan Donoharjo dan dua lokasi di wilayah Sukoharjo.
Kepala Puskesmas Ngaglik II Bapak Sri Mujiyanto, SKm,MPh menjelaskan bahwa
pengawasan ini bertujuan mengantisipasi terjadinya keracunan pangan akibat peredaran makanan yang tidak layak konsumsi, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan masyarakat terhadap bahan makanan meningkat.
”Pengawasan dilakukan untuk memastikan produk makanan yang beredar di masyarakat aman dikonsumsi.
Keracunan pangan salah satu pencetusnya adalah makanan yang tidak layak konsumsi. Menjelang Lebaran biasanya permintaan meningkat sehingga kita perlu mengantisipasi sejak dini,” ujarnya.
Beliau juga menyinggung pengalaman pada tahun-tahun sebelumnya di beberapa tempat, di mana produk kedaluwarsa terkadang masih ditemukan beredar.
“Dalam kondisi toko ramai pembeli, ada oknum yang menyelipkan produk yang sudah kedaluwarsa. Sementara di warung konvensional, produk kedaluwarsa kadang tetap dijual karena sayang jika dibuang,” tambahnya.
Karena itu, pihaknya berharap wilayah Ngaglik dapat terhindar dari praktik semacam itu melalui pengawasan bersama.
Sebelum pelaksanaan sidak, Panewu Ngaglik Bapak Wawan Widiyantoro, SIP., MPA., menekankan pentingnya komunikasi yang baik dengan pihak pengelola toko agar kegiatan berjalan lancar.
“Tujuan kita bukan mencari kesalahan, tetapi melindungi konsumen sekaligus produsen. Karena itu saat masuk lokasi harus diawali dengan permisi, memperkenalkan diri, menjelaskan tujuan, dan menggunakan waktu secara efisien agar tidak menimbulkan rasa tidak nyaman,” jelasnya.
Sementara itu, dalam pengarahan teknis, Ibu Lina dari bagian Kesehatan Lingkungan Puskesmas Ngaglik II menjelaskan beberapa indikator produk yang perlu diperhatikan saat pemeriksaan. Di antaranya kemasan rusak, tanggal kedaluwarsa yang telah lewat, bau tidak sedap atau amis, perubahan warna yang tidak wajar, serta perubahan tekstur seperti menjadi lembek atau terlalu keras.
Selain itu, petugas juga diminta memperhatikan kemungkinan isi produk yang berkurang atau mengalami perubahan.
Mbak Lina menjelaskan bahwa untuk hasil sidak masih ditemukan produk kadaluwarsa yang masih ada di etalase, belum ditarik, kemasan kaleng rusak dan makanan dengan kondisi sudah rusak. Produk makanan tersebut hendaknya ditarik dari display dan minta ditukar dari pihak produsen.
Menanggapi hal tersebut Bapak Panewu Ngaglik menghimbau masyarakat untuk lebih cermat. “Pada kesempatan ini saya menghimbau kepada masyarakat Ngaglik untuk dapat menjadi konsumen yang cermat dan teliti dengan mengecek terlebih dahulu barang yang akan di beli terkait : bahan, kandungan gula, kondisi kemasan, tanggal kadaluwarsa dan lain lain sehingga mendapat barang yang aman di konsumsi”, jelasnya.
Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat dapat berbelanja dengan lebih aman dan nyaman dalam mempersiapkan kebutuhan menjelang Hari Raya Idul Fitri. (Endarwati/KIM Donoharjo)