-
BLK Sleman Gelar Pelatihan Tata Rias Pengantin Solo dan Jogja Putri
Harum bunga melati semerbak memenuhi Aula Kalurahan Donoharjo yang dijadikan ajang menggelar acara penutupan pelatihan Tata rias pengantin pada Jumat 23/06/2022.Di bagian tengah aula telah duduk berjejer 8 model pengantin gaya solo putri dan 8 model Jogja putri beserta para periasnya. Penutupan pelatihan tata Rias Pengantin diselenggarakan dengan menggelar fashion show untuk menampilkan hasil pelatihan yang telah berlangsung dari tanggal 10 Mei hingga 23 Juni 2022.Pelatihan Tata rias Pengantin gaya Solo Putri dan Jogja putri tersebut diselenggarakan oleh Balai Latihan Kerja Dinas Tenaga kerja Kabupaten Sleman dan pemerintahan kalurahan Donoharjo menggunakan alokasi dana APBD tahun 2022 dan dikemas dengan nama Kegiatan Pelatihan Non Institusional Sub Kejuruan Tatarias ditutup oleh Kepala…
-
Karang Taruna Donoharjo(Kanadon) mengikuti Pemilihan Karang Taruna Berprestasi 2022
Karang Taruna Donoharjo(Kanadon) mengikuti Pemilihan Karang Taruna Berprestasi 2022 yang evaluasinya dilakukan pada Rabu 8 Juni 2022 di aula kalurahan Donoharjo yang dilanjutkan ke Embung Jetis Suruh dan Pondok Kerajinan Bambu di Padukuhan Wonosari Donoharjo Ngaglik Sleman sebagai unit kegiatan nya. Saat menyambut tim penilai, Panewu Ngaglik Dra. Siti Wahyu Purwaningsih mengatakan bahwa Karang Taruna sebagai organisasi sosial kemasyarakatan mempunyai peran penting dalam masyarakat yang merupakan pilar kekuatan di dalam pembangunan suatu wilayah utamanya kalurahan. “Kebanyakan Orang orang sukses yang berkiprah di masyarakat dan pemerintahan berasal dari Karang Taruna karena di sini dilatih untuk berorganisasi, berinteraksi, dan mengembangkan potensi diri , kepemimpinan sehingga peka terhadap lingkungan dan sekitarnya” kata Panewu…
-
Penggunaan Agensia Hayati sebagai upaya menjaga Kelestarian Alam pada Budidaya Pertanian
Hasil panen yang semakin menurun sebagai akibat dari menurunnya kesuburan tanah dan penggunaan bahan kimia/sintetis yang terus menerus menjadi masalah klasik di dunia pertanian. Hal ini tidak terlepas dari kebiasaan para petani dalam penggunaan pupuk dan pestisida berbahan kimia dalam proses budidaya. Alasan yang mendasarinya adalah dengan pupuk dan pestisida berbahan kimia, ketersediaannya mudah didapat, aplikasinya lebih praktis, hasilnya lebih cepat dilihat ditambah lagi dengan rendahnya pengetahuan petani dalam memanfaatkan bahan yang berasal dari alam dan lingkungan sekitar yang bisa dimanfaatkan sebagai pupuk dan pestisida yang tepat dalam budidaya usaha tani. Demikian dikatakan Hermanto dari BPTP DIY saat memberi pengantar pada pelatihan Sosialisasi Agensi Hayati yang ditujukan kepada gabungan kelompok…