KDMP Donoharjo Mulai Beroperasi, Gerai Sembako Jadi Usaha Perdana

KDMP Donoharjo Mulai Beroperasi, Gerai Sembako Jadi Usaha Perdana
Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Donoharjo resmi memasuki bulan kedua operasional dengan capaian omzet dan laba yang menunjukkan perkembangan yang positif. Sejak soft opening pada 12 Januari 2026 hingga awal Februari 2026, koperasi yang beranggotakan 74 orang ini mencatat total omzet lebih dari Rp 9,9 juta dari puluhan transaksi, meski dengan laba yang masih relatif terbatas karena mengedepankan prinsip pelayanan kepada anggota dan masyarakat.
Ketua KDMP Donoharjo Bapak Bambang Ananto Fitroh ditemui di Gerai Koperasi Merah putih pada Kamis 12/2/26 menyampaikan bahwa sejak 1 Februari hingga 9 Februari 2026, koperasi mencatat omzet sebesar Rp 6.079.500 dengan laba Rp 292.640 dari 27 transaksi. Sementara pada periode soft opening 12–31 Januari 2026, omzet tercatat Rp 3.832.500 dengan laba Rp 205.130 dari 28 transaksi.
“Laba memang belum tinggi karena koperasi mengambil barang langsung dari produsen dan hanya mengambil keuntungan secukupnya, untuk operasional masih ditanggung pengurus. Yang terpenting koperasi bisa berjalan dengan baik, dan ke depan semoga bisa tumbuh dan berkembang, secara bertahap harapannya juga bisa menumbuhkan UMKM yang ada serta semoga bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Pak Bambang.
KDMP Donoharjo yang buka setiap hari Senin sampai Jum’at pukul 10.00 sd 13.00 WIB namun jika ada acara tetap buka pada hari Sabtu dan Minggu ini telah dikukuhkan berdasarkan Surat Keputusan Lurah Donoharjo No 28 / KPTS / 25 tertanggal 16 Mei 2025. Susunan pengurus terdiri dari Ketua Bapak Bambang Ananto Fitroh, Sekretaris saudara Bayu Dwi Saputra, Bendahara Ibu Eka Tatin Royani, Ketua Bidang Keanggotaan Bapak Paryono, dan Ketua Bidang Usaha Bapak Suyadi. Adapun unsur pengawas berasal dari Pemerintah Kalurahan Donoharjo dan BPKal, yakni Lurah Donoharjo Bapak Hadi Rintoko, Carik Donoharjo Bapak gAnang Patri Widyantoro, pengurus BPKal Bapak Fajar Krismasto dan Bqpqk Dhanin Vinaya, serta perwakilan perempuan Ibu Rusidhah.
”Sampai dengan saat ini, jumlah anggota koperasi tercatat sebanyak 74 orang dengan total simpanan pokok Rp 7.400.000, simpanan wajib Rp 4.620.000, dan simpanan sukarela Rp 750.000″.
”Setelah pengukuhan, para pengurus KDMP Donoharjo juga mendapatkan berbagai pelatihan yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi, serta pengenalan dan penawaran kemitraan dari sejumlah pihak, di antaranya BNI, BRI, Mandiri, BPD, HIPMI, Pos Indonesia dan pihak lainnya. Pelatihan dan komunikasi tersebut menjadi bekal dalam menentukan arah dan jenis usaha koperasi”, tuturnya.
”Berdasarkan hasil analisis kelayakan yang dilakukan oleh pengurus, dari tujuh jenis gerai usaha yang memungkinkan dijalankan, pengurus memutuskan untuk memulai usaha dari gerai sembako. Pilihan ini dinilai paling realistis untuk dijalankan dengan modal terbatas yang bersumber dari anggota koperasi. Untuk menunjang operasional awal, pengadaan sarana seperti lokasi, rak, meja, dan kursi tidak menggunakan dana anggota, melainkan mendapat dukungan dari Kalurahan Donoharjo serta swadaya pengurus koperasi”.
”Untuk rencana ke depan, kami berharap bisa mengembangkan usaha membuka gerai dan menjadi distributor pupuk. Kami harap bisa bekerjasama dengan Gapoktan se Donoharjo, dapat mengakses distributor induk dan memberikan layanan antar terdekat bagi para petani Donoharjo sehingga harga beli lebih rendah, dapat memangkas biaya distribusi dan transportasi. Pada akhirnya harapannya harga pupuk sampai di Petani dapat lebih murah. Namun hal tersebut sementara ini belum dapat dilakukan karena terkendala besarnya dana cash yang harus tersedia serta belum memiliki lokasi penampungan atau gudang”.
Sementara itu, Carik Donoharjo Bapak Anang Patri Widyantoro menyampaikan apresiasi atas kinerja pengurus KDMP Donoharjo yang sudah gigih bergerak mengembangkan usaha meskipun dengan kondisi seadanya dan baru memanfaatkan simpanan dari anggota.
”Kami berharap kepada pihak terkait agar proses perijinan lokasi gerai koperasi dipermudah syarat-syaratnya karena ini merupakan program pemerintah pusat”.
”Semoga KDMP Donoharjo dapat terus tumbuh secara bertahap, memperkuat ekonomi desa, dan menjadi wadah usaha bersama yang berkelanjutan bagi masyarakat Donoharjo”, harap Pak Anang.(Endarwati/KIM Donoharjo)

