Forkom UMKM Ngaglik Gandeng JogjaKita, Perkuat Pemasaran Digital Berbasis Lokal

Upaya memperluas jaringan pemasaran dan meningkatkan daya saing pelaku usaha terus dilakukan oleh FORKOM UMKM Ngaglik. Kali ini, FORKOM UMKM Ngaglik menggandeng JogjaKita, sebuah aplikasi pemasaran sekaligus marketplace lokal Yogyakarta, sebagai mitra strategis dalam pengembangan pemasaran digital. Pertemuan dan sosialisasi kerja sama tersebut digelar di Pendopo Kapanewon Ngaglik, pada Rabu, 28 Januari 2026, dan diikuti oleh pelaku UMKM, khususnya sektor usaha kuliner.
Kegiatan ini menjadi bagian dari langkah konkret FORKOM UMKM Ngaglik dalam merespons tantangan perubahan pola konsumsi masyarakat yang semakin bergeser ke layanan digital dan berbasis aplikasi. Melalui kolaborasi ini, diharapkan UMKM Ngaglik mampu memperluas jangkauan pasar, meningkatkan transaksi, serta memperkuat eksistensi produk lokal di tengah persaingan platform nasional.
Ketua FORKOM UMKM Ngaglik, Anifah Mei Khati dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diselenggarakan sebagai bentuk kesadaran bersama bahwa pemasaran digital saat ini bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan yang harus dijalani oleh setiap pelaku usaha.
“Pemasaran digital adalah keniscayaan. Pelaku usaha mau tidak mau harus belajar dan beradaptasi, agar produknya tidak hanya dikenal di lingkungan sekitar, tetapi juga bisa menjangkau konsumen yang lebih luas,” ujar Anifah.
Ia menegaskan, kerja sama dengan JogjaKita merupakan sebuah kehormatan bagi UMKM Ngaglik, karena aplikasi tersebut hadir membawa semangat keberpihakan pada ekonomi lokal dan UMKM daerah.
“Kami merasa bangga dan terhormat bisa bekerja sama dengan JogjaKita. Ini adalah solusi pemasaran digital yang relevan bagi UMKM Ngaglik, karena dibangun oleh anak bangsa dan berpihak pada pelaku usaha kecil,” lanjutnya.
Menurut Anifah, FORKOM UMKM Ngaglik berkomitmen untuk terus membuka akses, jejaring, dan peluang kolaborasi bagi para pelaku usaha agar mampu naik kelas dan lebih mandiri secara ekonomi.
“Harapan kami, UMKM Ngaglik tidak hanya bertahan, tetapi berkembang. Dengan pemasaran digital yang tepat, usaha kecil bisa tumbuh lebih kuat dan berkelanjutan,” imbuhnya.
Dalam kesempatan tersebut, Manager Marketing dan Partnership JogjaKita, Dina Fitri Astuti memberikan pemaparan komprehensif mengenai profil, visi, serta layanan yang dimiliki oleh aplikasi JogjaKita. Ia menjelaskan bahwa JogjaKita merupakan platform digital yang dirancang untuk mendukung ekosistem ekonomi lokal Yogyakarta, sekaligus telah menjadi mitra Sibakul, program penguatan UMKM yang diinisiasi oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi DIY.
“JogjaKita adalah aplikasi yang dibangun oleh anak bangsa dengan semangat gotong royong. Kami hadir untuk ikut berkontribusi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Yogyakarta,” jelasnya.
Dina menyampaikan bahwa JogjaKita memiliki misi mendorong pertumbuhan industri pariwisata sekaligus menopang perkembangan usaha kecil, mikro, dan super mikro. Selain itu, aplikasi ini juga berperan dalam meningkatkan pendapatan daerah, mendorong transaksi non-tunai, serta membangun sinergi dan kolaborasi yang berkeadilan antara pelaku usaha, mitra pengemudi, dan konsumen.
JogjaKita saat ini mengembangkan berbagai layanan digital, di antaranya JogjaRide dan JogjaCar untuk transportasi online, JogjaShop untuk pemasaran produk UMKM dan kuliner, serta JogjaSend untuk layanan pengiriman barang dan makanan.
Tak hanya itu, JogjaKita juga telah menyediakan banyak sekali jenis metode pembayaran yang terintegrasi dalam satu aplikasi.
“Mulai dari pembayaran listrik, air, IndiHome, pembelian tiket pesawat dan kereta api, pulsa, paket data, game online, hingga pengisian saldo dompet digital seperti GoPay, OVO, DANA, dan lainnya, semua bisa diakses hanya melalui smartphone,” paparnya.
“Kami ingin UMKM tidak hanya hadir di aplikasi, tetapi juga bisa bercerita tentang produknya. Ini adalah langkah nyata dalam mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis kreativitas lokal,” ungkap Dina.
Kerja sama strategis antara JogjaKita dan FORKOM UMKM Ngaglik difokuskan pada upaya memperluas pangsa pasar. Melalui menu Jogjafood, konsumen cukup mencari produk yang diinginkan, kemudian kurir JogjaKita akan mengantarkan pesanan langsung ke lokasi pelanggan.
“Pelanggan tidak perlu keluar rumah. Kurir JogjaKita siap mengantarkan pesanan dengan cepat, mudah, dan aman,” katanya.
Menurut Dina, kolaborasi ini tidak hanya membawa manfaat bagi JogjaKita dan pelaku usaha di FORKOM UMKM Ngaglik, tetapi juga membuka peluang besar bagi UMKM untuk berkembang melalui platform yang inovatif dan berorientasi pada ekonomi kerakyatan.
Ia juga menyoroti keunggulan JogjaKita dibandingkan aplikasi sejenis.
“Memang banyak aplikasi pesan makanan di Jogja. Namun bagi masyarakat Yogyakarta, JogjaKita adalah alternatif terbaik. Ongkir gratis, banyak voucher, tarif lebih murah, lebih dekat dengan resto lokal, drivernya orang Jogja, sehingga lebih cepat dan sekaligus mendukung ekonomi daerah,” pungkasnya.
Melalui sinergi ini, FORKOM UMKM Ngaglik berharap pelaku usaha dan UMKM semakin siap menghadapi era digital, memperluas pasar, serta berkontribusi nyata dalam memperkuat ekonomi lokal berbasis kolaborasi dan gotong royong.
(Upik Wahyuni KIM Donoharjo)